DOSA Kejadian 4:1-16. Selasa 24 Feb 2026

weismeralda@gmail.com 24-Feb-2026 08:42:13

DOSA

Kejadian 4:1-16

Firman TUHAN kepada Kain, “...Bukankah wajahmu akan berseri-seri jika engkau berbuat baik? Namun, jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Hasratnya tertuju kepadamu, tetapi engkau harus berkuasa atasnya”.(Kejadian 4:6-7)

Umumnya, perbuatan manusia lahir dari hati dan pikiran, serta dilakukan dengan kesadaran, kecuali yang bersifat spontan. Demikian juga, sering kali perbuatan dosa dilakukan dengan kesadaran penuh pelakunya.

Kain marah kepada Habel karena persembahan Habel diterima oleh Allah, sedangkan persembahan Kain tidak. Terlepas dari alasan di balik penerimaan Allah atas persembahan Habel, pusat perhatian perikop ini adalah bahwa Kain marah kepada Habel karena suatu hal yang berada di luar kendali Habel. Dalam kemarahan itu, Allah telah memperingatkan Kain agar tidak menuruti hawa nafsu kemarahannya. Sebab, ketika ia membiarkan hawa nafsu itu berkembang dan menguasai dirinya, maka ia pasti akan berbuat dosa. Namun, Kain tidak peduli, dan akhirnya ia terkutuk. Di sinilah kata “dosa” (Ibrani: hatta’t) pertama kali muncul dalam Alkitab kita.

Kita mengenal kata khilaf, yang berarti perbuatan salah yang tidak disadari. Tentu, ada kalanya kita berbuat demikian. Namun, bukankah sebagian besar tindakan kita dilakukan dengan kesadaran penuh? Termasuk juga saat kita berbuat dosa. Sebenarnya, setiap kali terlintas pikiran jahat, Tuhan berbicara mengingatkan kita. Jadi, dosa adalah perbuatan yang kita lakukan dengan sadar, sekalipun Tuhan telah mengingatkan kita, tetapi kita mengeraskan hati dan tetap melakukannya.

DOA:
Ya, Tuhan, ingatkanlah kami senantiasa agar kami tidak mengeraskan dan menutup hati kala mendengar suara Tuhan. Amin.

Ayat Renungan:
Kejadian 4:1-16
Mazmur 32
Ibrani 4:14-5:10

Sumber: https://gkigunsa.com/detail/69707b02f11ab67602708564